Minggu, 12 Februari 2012

ETIKA PROFESI PROGRAMER

Nama : Moch Hasby Sadam Al Kindi
NIM : SIR 200922
MK : Etika Profesi
Dosen : Erfan Rusdi, M. Kom

ETIKA PROFESI PROGRAMER

Kode Etik Programmer

Pemrograman komputer membutuhkan sebuah kode etik, dan kebanyakan dari kode-kode etik inidisadur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh perkumpulan programmer internasional.Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :

-Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.

-Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.

-Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.

-Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telahmembeli atau telah meminta izin.

-Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpaizin.

Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.

-Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.

-Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.

-Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.

-Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.

-Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.

-Tidak boleh mempermalukan profesinya.

-Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.

-Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akanmendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.

Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Pada umumnya, programmer harusmematuhi ³Golden Rule´: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan.Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Produk dan Produktivitas Programmer

1. Komunikasi team :

-Meningkatnya ukuran produk yang dihasilkan akan menurunkan produktivitas programmer akibat meningkatnya kerumitan antara komponen-komponen program dan akibat meningkatnyakomunikasi yang perlu dilakukan antara programmer, manajer,dan pelanggan.

2. Kerumitan produk

-Tiga level kerumitan produk : program aplikasi, program utility, program level sistem.

3.Kendali perubahan

- perubahan terhadap produk harus tetap meminta persetujuan manajer sebagai penanggung jawab proyek. Dampak perubahan harus dapat ditelusuri, diuji, dan didokumentasikan.

4.Tingkat keandalan

Setiap produk harus mempunyai keandalan standar. Peningkatan keandalan dihasilkan melalui

perhatian yang sangat besar pada tahap analisa. Peningkatan keandalan akan menurunkan produktivitas.

5. Pemahaman permasalahan

Pelanggan adalah penyumbang utama terhadap kegagalan dalam memahami masalah adalah :

-Tidak memahami permasalahan perusahaannya,

-mengerti kemampuan dan keterbatasan komputer,

-Tidak mempunyai pengetahuan dasar tentang logika dan algoritma.


-Software engineer tidak memahami lapangan aplikasi, gagal mendapatkan informasi kebutuhan pelanggan karena pelanggan bukan seorang end user.

6. Persyaratan keterampilan

Berbagai keterampilan harus ada dalam sebuah proyek perangkat lunak,misalnya:

-Keterampilan berkomunikasi dengan pelanggan untuk memastikan keinginannya dengansejelas-jelasnya.

-Kemampuan dalam pendefinisian masalah dan perancangan.

-Kemampuan implementasi dengan penulisan program yang benar.

-Kemampuan debugging secara deduktif dengan kerangka ³what if ´.

-Dokumentasi.

-Kemampuan bekerja dengan pelanggan.

-Semua keterampilan tersebut harus senantiasa dilatih.

7. Fasilitas dan sumber daya

-Fasilitas non teknis yang tetap perlu diperhatikan yang berkaitan dengan motivasi programmer misalnya : mesin yang baik, serta tempat yang tenang, atau ruang kerjanya dapat ditata secara pribadi.


8.Pelatihan yang cukup

Banyak programmer yang dilati dalam bidang-bidang : ilmu komputer, teknik elektro, akuntansi,matematika, tetapi jarang yang mendapat pelatihan dalam bidang teknik perangkat lunak.

Keterampilan yang Harus Dimiliki Seorang Programmer

-Membaca kode sumber sebuah program, dari yang sederhana hingga relatif kompleks, adalahketerampilan yang harus dimiliki oleh seorang programmer.

-Implementasi sebuah algoritma yang memodifikasi sebentuk struktur data dalam sebuah program dapat kita adaptasikan ke dalam program yang kita buat sendiri dengan konteks danstruktur data yang sama sekali berbeda

-Implementasi sebuah algoritma yang memodifikasi sebentuk struktur data dalam sebuah program dapat kita adaptasikan ke dalam program yang kita buat sendiri dengan konteks danstruktur data yang sama sekali berbeda

Kewajiban Programmer

-Memahami konsep dasar sistem operasi. Kebanyakan dari programmer Indonesia biasanyamembuat aplikasi di atas sistem operasi, sehingga banyak yang berpendapat bahwa tidak perlumemahami cara kerja sistem operasi

-Memahami konsep dasar jaringan. Sebuah aplikasi tidak dapat berjalan sendiri. Aplikasitersebut pasti harus berhubungan dengan internet, melayani banyak pengguna. Memahami konsep dasar relational database. Setiap aplikasi pasti memiliki sebuah databasedalam penyimpanan datanya untuk itu programmer khususnya Database Programmer ditekankanmenguasai relational database

-Karena sekarang jaman internet, maka wajib memahami protokol HTTP, FTP, POP3, SMTP,SSH. Protokol HTTP sekarang adalah protokol yang paling banyak digunakan di internet.

-Karena sekarang jaman globalisasi, maka wajib memahami Unicode. Unicode itu pentingsupaya aplikasi kita tetap bisa diinstal di komputer mana saja.

-Lebih dari satu bahasa pemrograman. Pemahaman lebih dari satu bahasa itu penting agar wawasan programmer lebih terbuka. Bahwa tidak ada bahasa yang one-fit-all

-Cara menggunakan Version Control. Dalam dunia kerja, penggunaan version control adalahwajib. Ini standar (de facto) internasional. Jika mempunyai project opensource, baik diSourceforge, Apache, Codehaus, dan semua hosting project opensource, pasti programmer akandiberikan version control.

Sikap Programmer Terhadap Klien

-Mempunyai sikap & kepribadian baik, komunikatif, mudah beradaptasi dengan lingkungankerja, cekatan & fleksibel.

-Mampu bekerja berorientasi jadwal, mengatur pekerjaan multiple project dan bekerja samadalam team.

-Membuat kontrak kerja dengan klien.

-Menyukai dan mengerti dasar-dasar pemrograman.

»»  READMORE... : both;'/>

Jumat, 25 November 2011

TUGAS DATABASE SERVER STORE PROCEDURE


Nama : Moch Hasby Sadam Al Kindi

NIM : SIR200922

MK : Database Server

Dosen : Jatmiko Indriyanto, S. Kom


MEMBUAT DATABASE DENGAN QUERY ANALYZER DAN PENGGUNAAN STORE PROCEDURE

YANG DITERAPKAN DI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

1. Membuat database dengan Query analyzer

Bukalah query analyzer pada SQL Server 2000 pada menu Tools pilih SQL Query Analyzer. Kemudian ketikan perintah berikut:
CREATE DATABASE
SUPERMARKET


2. Membuat Tabel BARANG
Perintah untuk membuat table barang yaitu:

CREATE TABLE BARANG

(KODE_BRG VARCHAR (10),

NAMA_BRG VARCHAR (20),

PRODUK_BRG VARCHAR (20),

HARGA_BRG VARCHAR (20)

PRIMARY KEY (KODE_BRG))

3. Memasukkan Data dengan store procedure dan menjalankannya di sql query analyzer.

Untuk membuat store procedure memasukkan data yaitu klik kanan pada Store Procedure kemudian klik New Store Procedure. Ketikkan perintah

CREATE PROCEDURE ENTRY @KODE VARCHAR (10), @NAMA VARCHAR (20),@PRODUK VARCHAR(20), @HARGA VARCHAR (20) AS

INSERT INTO BARANG (KODE_BRG, NAMA_BRG, PRODUK_BRG, HARGA_BRG) VALUES (@KODE, @NAMA, @PRODUK, @HARGA)

GO

Untuk menjalankan store procedure masukkan perintah berikut ke new SQL Analyzer

EXEC ENTRY 'A001',BAJU MERAH DELIMA,'SUTRA','2000000'.

Dimana ENTRY adalah nama Store Procedure.

4. Menampilkan Data

Buat store procedure TAMPIL dengan perintah seperti di bawah ini:
CREATE PROCEDURE TAMPIL @KODE NVARCHAR (20) AS
SELECT*FROM BARANG WHERE KODE_BRG=@KODE
_BRG
GO

Jalankan perintah tersebut di SQL Query Analyzer dengan mengetikkan perintah:

EXEC TAMPIL 'A001'

Dimana TAMPIL adalah nama Store Procedure

MENERAPKAN STORE PROCEDURE DI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

1. Sebelum kita membuat form, Klik Project -> Reference -> Microsoft ActiveX Data Objects 2.5 library. Buatlah tampilan form seperti dibawah ini:

Keterangan:

- TextBox

Text1 untuk kode barang

Text2 untuk nama barang

Text3 untuk produk barang

Text4 untuk harga barang

- CommandButton

Command1 untuk VIEW

Command2 untuk SAVE

Command3 untuk EXIT

Command4 untuk REPEAT

2. Setelah membuat form seperti di atas, kita masukkan koding yang ada di bawah ini:

‘Untuk mengkosongkan textbox

Private Sub Command4_Click()

Text1.Text = ""

Text2.Text = ""

Text3.Text = ""

Text4.Text = ""

End Sub

Private Sub Form_Load()

KONEKSI.Open "Provider=MSDASQL.1;Persist Security Info=False;Data Source=ODBC_BRG;Initial Catalog=SUPERMARKET""

End Sub

‘Untuk menampilkan data

Private Sub Command1_Click()

Dim PARAMETER1 As New ADODB.PARAMETER

Dim COMAND1 As New ADODB.Command

Dim RS1 As New ADODB.Recordset

With COMAND1

.ActiveConnection = KONEKSI

.CommandType = adCmdStoredProc

.CommandText = "TAMPIL"

Set PARAMETER1 = .CreateParameter("KODE_BRG", adVarChar, adParamInput, 20, Text1.Text)

.Parameters.Append PARAMETER1

Set RS1 = .Execute

End With

Text2.Text = RS1.Fields("NAMA_BRG")

Text3.Text = RS1.Fields("PRODUK_BRG")

Text4.Text = RS1.Fields("HARGA_BRG")

End Sub

‘Untuk menginputkan/menyimpan data

Private Sub Command2_Click()

Dim PARAMETER As New ADODB.PARAMETER

Dim COMAND As New ADODB.Command

Dim RS As New ADODB.Recordset

With COMAND

.ActiveConnection = KONEKSI

.CommandType = adCmdStoredProc

.CommandText = "ENTRY"

Set PARAMETER = .CreateParameter("KODE_BRG", adVarChar, adParamInput, 20, Text1.Text)

.Parameters.Append PARAMETER

KONEKSI.Execute "ENTRY '" & Text1.Text & "','" & Text2.Text & "','" & Text3.Text & "','" & Text4.Text & "'"

X = MsgBox("DATA TELAH TERSIMPAN", vbInformation, "INFORMASI")

End With

End Sub

Private Sub Command3_Click()

End

End Sub

2. Setelah selesai, kita coba untuk menjalankannya dengan memasukkan / menyimpan data, misalkan seperti gambar di bawah ini:

Setelah kita klik tombol “SAVE”, Akan muncul msgbox untuk konfirmasi.


4. Kita dapat melihat apakah data tersebut sudah tersimpan atau belum dengan membuka database SUPERMARKET dengan table BARANG diSQL Server.

5. Menjalankan untuk menampilkan data, misalkan data yang dicari A001. Setelah diketikkan di Kode Barang, kemudian klik tombol “VIEW”. Maka akan terlihat seperti di bawah ini:


SEKIAN....

»»  READMORE... : both;'/>